KABUPATEN BOGOR JADI TELAH MEMILIKI IP ADDRESS TETAP DI INDONESIA

25-april-2017

Release Diskominfo Kabupaten Bogor 24/02/2014 CIBINONG

Kabupaten Bogor kini miliki Internet Protocol (IP) address tetap. Tercatat di Indonesia, untuk tingkat kabupaten baru baru Kabupaten Bogor saja yang sudah memiliki sebanyak 255 IP number secara tetap. IP adress tetap tersebut diberikan Direktur PT Indotrans Data Dwi Cahyoko, kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Wawan Munawar Sidik di halaman kantor Diskominfo, Jalan Tegara Beriman, Cibinong, Selasa (24/2).

“Ini satu prestasi bagi kabupaten bogor khususnya Diskominfo, karena IP address ini bukanlah barang yang mudah diperoleh, buka barang dimana saja bisa kita dapatkan, IP ini tentu melalui proses yang cukup panjang dengan berbagai persyaratan yang tidak mudah. Untuk memperoleh IP ini kita harus memiliki infrastruktur yang memadai kemudian sistem yang baik, dan yang lainnya. IP address sendiri bagi kabupaten lain bukan tidak menginginkan, mereka sangat menginginkan karena ini merupakan sebuah identitas yang bisa dianalogkan dengan Surat Izin Mengemudi (SIM). Dapat dibayangkan kita berkendara tanpa memiliki SIM, walaupun kita ngumpet-ngupet tetap kita tidak akan tenang”, jelas Wawan.

Olehkarenanya, lanjut Wawan, kabupaten, kota dan provinsi lain pun sangat menginginkan ini, hanya persoalannya mereka belum mempersiapkan segala sesuatunya untuk memperoleh IP ini. Jadi untuk tingkat Kabupaten Kota se Indonesia baru Kabupaten Bogor saja yang sudah memiliki IP address tetap. Kini kita miliki sebanyak 255 IP number, dan ini kita akan alokasikan untuk seluruh OPD, termasuk kecamatan kedepan bahkan Puskesmas dan lain-lain. Sehingga nantinya masyarakat bukan hanya di Indonesia bahkan di dunia dengan gampangnya tinggal klik di internet dapat dengan mudah mengakses informasi.

“Dengan IP ini faktor-faktor yang lain dapat lebih terjamin contohnya, kalau satu situ deserang hacker kita dapat dengan mudah melacak siapa hackernya, dan kita pun dapat mempertanggungjawabkan karena kita sudah memiliki IP yang menjadi identitas kita. Kemudian dengan dimilikinya IP ini, keterbukaan informasi akan lebih baik kedepan, seluruh sistem yang ada di kita akan terlaksana dengan baik karena nanti mungkin saja di OPD tertentu ada sistem-sistem khusus, IP address ini akan memudahkan mereka dalam melaksanakan sistem tersebut. Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan yang kita berikan”, tambahnya.

Direktur PT Indotrans Data Dwi Cahyoko mengatakan, saya ucapkan selamat kepada Diskominfo Kabupaten Bogor yang sudah memiliki IP address versi empat dengan dimilikinya IP address ini kedepan akan memudahkan di dunia teknologi informasi terutama untuk aplikasi-aplikasi yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bogor dan sudah barang tentu hal ini untuk menujang sarana dan prasarana menuju e-Governtment. Semua OPD dan kecamatan di Kabupaten Bogor kedepan bisa menggunakan IP address ini, dengan begitu Kabupaten Bogor bisa menjadi lebih unggul dan maju.

“Proses pemberian IP adress ini di Indonesia ini ada yang namanya Indonesia Network Information Center (ID-NIC) adalah inisiatif yang didukung sepenuhnya oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dengan tujuan tersedianya pengelolaan informasi jaringan nasional yang mandiri dan berkelanjutan. Kemudian di atas ID-NIC ada yang namanya Asia Pacific Network Information Centre (APNIC) dan di atanya ada Internet Assigned Numbers Authority (IANA) yang berpusat di Washington DC, Amerika Serikat tepatnya berada di White House (Gedung Putih). Artinya secara tidak langsung pemberian IP address ini dari Gedung Putih”, ungkap Dwi.

Selanjutnya, tambah Dwi, untuk memperoleh IP ini yang pertama infrastrukturnya harus siap, dan harus jelas dialokasikan untuk aplikasi apa dari situlah pendataan-pendataan dan pengisian formulir dilakukan. Setelah dikeluarkan maka sepenuhnya dikelola oleh Diskominfo mulai dari pengalokasian IP address hingga seg